Kamis, 31 Maret 2011

Panduan Dasar Hygiene Makanan (I)

Kita semua perlu makan untuk hidup dan penting bahwa makanan yang kita konsumsi tidak menyebabkan kita sakit. Untuk menyiapkan dan mensuplai makanan yang akan dikonsumsi dibutuhkan penanganan yang hati-hati dalam hygiene makanan. Hal ini untuk menghindarkan terjadi keracunan makanan, terbuangnya bahan makanan, kerugian bisnis dan terjadinya tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh personal atau tempat kerja anda.

Apakah Hygiene Makanan ?
Menjaga tempat kerja, staf dan peralatan bersih adalah bagian penting dari hygiene makanan.
Jika bekerja di area yang bersih :
• Mengurangi resiko terjadi produksi makanan yang berbahaya
• Mencegah gangguan serangga seperti lalat, tikus dll
• Lebih menarik konsumen
Hal lain yang juga penting adalah cara penanganan makanan dan penyimpanannya.
Penanganan dan penyimpanan yang buruk dapat menyebabkan munculnya keracunan makanan, meskipun di tempat kerja yang bersih sekalipun.
Terdapat 40 orang yang mati setiap tahunnya karena keracunan makanan. Mereka termasuk kelompok yang beresiko tinggi :
• Anak usia dini
• Orang tua
• Orang yang sedang sakit
Mengapa Mempelajari Hygiene Makanan ?
Setiap orang sebaiknya mengetahui tentang Hygiene Makanan. Tidak ada seorangpun yang mau sakit. Anda harus menerima training sehingga makanan yang diproduksi benar-benar aman untuk dikonsumsi. Kebiasaan yang baik akan mencegah terjadinya kontaminasi makanan atau terinfeksi kuman. Makanan harus dimasak secara teratur untuk mencegah terjadinya sakit.
Sebagaimana penyakit, hygiene yang jelek dapat menyebabkan :
• Kontaminasi makanan oleh kuman dan sumber lain
• Terbuangnya makanan
• Gangguan oleh serangga, seperti lalat dan tikus
• Kehilangan waktu kerja karena sakit
• Menurunnya produktivitas dan efisiensi
• Kehilangan konsumen dan keuntungan
• Pelanggaran hukum
Hukum dan Hygiene Makanan
Pemerintah menetapkan Food Safety Act (Aturan Keselamatan Makanan) untuk memastikan bahwa makanan yang dijual aman untuk dikonsumsi. Hal ini mempengaruhi tiap orang yang bekerja di industri makanan – dalam bagian produksi, proses, penyimpanan, distribusi dan penjualan makanan. Hukum tersebut ditetapkan pada 1 Januari 1991. Hal ini untuk melindungi semua orang. Petugas hukum harus memastikan bahwa semua orang mematuhi aturan hukum tersebut.

Food Safety Act (Aturan Keselamatan Makanan) 1990 memberikan kewenangan pada menteri untuk membuat aturan-aturan. Beberapa diantaranya yang berkaitan dengan Hygiene makanan.

Aturan hukum memberikan kekuatan pada petugas hukum untuk :
·  Memasuki tempat persiapan makanan untuk memeriksa hal-hal yang memungkinkan terjadinya pelanggaran
·  Menginspeksi makanan untuk memeriksa apakah makanan tersebut aman untuk dikonsumsi
·  Mengambil makanan yang dicurigai dari tempat persiapan makanan dan membawanya ke pengadilan jika ternyata makanan tersebut tidak aman

Anda harus memberi keterangan dan membantu petugas hukum – anda dapat didenda jika anda tidak melakukannya

Jika Food Safety Act (Aturan Keselamatan Makanan) dilanggar dapat berakibat :
·  Penutupan usaha
·  Denda 20.000 pound sterling untuk masing-masing pelanggaran
·  Penjara 2 tahun
·  Kompensasi untuk pelanggan yang terpengaruh makanan

Hygiene Makanan Dan Bisnis
Hygiene makanan yang buruk berpengaruh pada bisnis. Tidak ada yang ingin membeli makanan atau makan di tempat dengan reputasi jelek. Tidak ada orang yang mau bekerja di tempat tersebut, sehingga akan menyebabkan keluar masuknya karyawan yang tinggi.
Reputasi yang jelek dapat menimbulkan :
·  Bisnis Berkurang
·  Keuntungan yang rendah
·  Kelebihan yang mungkin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar